Hari Nur Yulianto Penyerang PSIS Semarang

HARI NUR YULIANTO

Penyerang PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto yang lahir pada 31 Juli 1989 di Kendal, Jawa Tengah, adalah seorang pemain sepak bola Indonesia. Dia memulai karirnya sebagai pemain sepak bola professional di PSCS Cilacap dan hanya mencetak 2 gol, sebelum membela PSIS Semarang. Pada akhirnya bersama PSIS pada tahun 2013 dengan mencetak 6 gol yang berhasil membawa PSIS Semarang sampai babak 8 besar. Pada 2014, dia menjadi tenar ketika berduet dengan Julio Alcorse.

                1. Masih bertahan di PSIS Semarang

Dikutip dari berita sepak bola, penyerang asal Kendal ini masih tetap menggunakan seragam PSIS Semarang hingga 2021. Walaupun kontraknya akan habis pada Desember 2020, ia membuat keputusan untuk memperpanjang kontrak hingga 2021 dan menghentikan rumor terkait dirinya dikaitkan dengan tim lain. Dia mengungkapkan sudah terlanjur cinta dengan PSIS Semarang, walaupun sebelumnya Bali United dikabarkan menjadi tim yang paling sering mendekati Hari, karena sudah tertarik dengan Hari sejak musim lalu. Dan tawaran lainnya yaitu bermain di klub kasta kedua Thailand. Hal ini berarti Hari sudah menjadi pemain yang lama membela PSIS Semarang sejak 2013. Hari Nur Yulianto sudah mencatatkan jumlah penampilan dan gol sebanyak 48 gol. Penyerang PSIS Semarang ini berpeluang besar menambah angka golnya setelah memperpanjang kontraknya hingga 2021.

                2. Ingin berduet dengan Bruno Silva

Dilansir dari bola nusantara, Hari Nur Yulianto menyatakan bahwa ia tidak sabar untuk bisa kembali bermain dengan Bruno Silva. Mereke berdua merupakan peran penting dalam PSIS Semarang, keduanya merupakan penyerang dari PSIS Semarang. Keduanya merupakan duo yang menakutkan karena penyerang asal Brasil tersebut adalah tandem terbaiknya di lini depan Laskar Mahesa Jenar. Bruno Silva sempat meninggalkan PSIS dan bergabung dengan klub Timur Tengah. Mereka sudah lama bekerja sama. Mereka juga punya perayaan khusus ketika satu di antara mereka mencetak gol, yaitu dengan selebrasi menyerupai lompatan kodok, dengan keduanya akan saling melompati satu sama lain. Tempat melakukan selebrasi tersebut biasanya dilakukan di pojok lapangan pertahanan lawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.