4 Tahap Perkembangan Balita Usia 1 Tahun

Bagus untuk Perkembangan, Ini 5 Manfaat Bermain Pretend Play bagi Anak

Balita usia 1 tahun mempunyai perkembangan yang individual dan sangat unik. Tak hanya itu saja balita usia 1 tahun juga mempunyai beberapa perkembangan dasar yang akan semakin terlihat jelas, misalnya yaitu dengan keinginan untuk bermain atau menggemam sesuatu, mempelajari hal baru yang ada di sekitarnya, dan mencoba untuk mengucapkan sesuatu. Selain hal-hal tersebut, balita usia 1 tahun juga sudah mempunyai perkembangan secara emosi, kemampuan untuk berkomunikasi, bersosialisasi, bergerak dan kognitif. Salah satu contoh perkembangan secara emosinya adalah dengan menangisnya balita saat ditinggalkan oleh ayah atau ibunya, merasa gugup atau malu saat bertemu dengan orang baru, sudah pandai untuk diajak bermain dan masih banyak lagi. Untuk lebih lanjutnya, berikut ini ada 4 tahap perkembangan balita usia 1 tahun sebagai berikut ini seperti yang dikutip dari kumpulan berita Surabaya hari ini terbaru :

1. Perkembangan Kognitif

Perkembangan kognitif merupakan perkembangan balita yang mulai memiliki kemampuan untuk berpikir, belajar, dan mengingat perilaku orang atau mengingat kejadian yang ada di lingkungan sekitanya. Tak hanya itu saja, balita 1 tahun juga sudah mulai memahami makna symbol, sudah mulai meniru, bermain pura-pura, dan sudah mampu untuk membayangkan. Untuk itu, bagi orang tua tentunya harus memperbanyak untuk berinteraksi dengan anak dengan cara mengajaknya untuk bermain, memberikan gambar-gambar yang menarik. Dengan adanya hal tersebut, tentunya akan membuat anak untuk bisa mempelajari banyak hal yang telah orang tua ajarkan.

2. Perkembangan Emosi

Untuk bentuk perletakan emosi yang kuat pada anak usia 1 tahun di tandai dengan adanya menangis saat dipisakan dari orang tuanya atau dengan orang terdekatnya. Dengan seiringnya waktu, balita juga biasanya ingin melakukan aktivitas seorang diri. Hal ini dikarenakan tahap awal untuk balita ingin belajar tentang konflik, kebingungan, dan kadang-kadang-kadang ingin merusak sesuatu. Tak jarang juga, anak akan menunjukan emosi saat balita marah. Dengan begitu, orang tuapun harus bisa memahami situasi tersebut dengan cara memebrikan waktu untuk meluapkan semua emosinya. Setelah balita sudah tenang dan sudah dalam kondisi yang baik, orang tua bisa memberikan pengertian terhadap balita.

3. Perkembangan Bahasa

Dalam perkembangan balita 1 tahun ditandai dengan adanya perkembangan dalam aspek bahasa.  Biasanya balita 1 tahun sudah mulai memahami kosa kata yang semakin banyak, sehingga balita biasanya akan mengucapkan 10 kali lebih banyak kalimat-kalimat yang berulang ulang. Dan pada usia balita 2 tahun, biasanya balita juga sudah mengatakan kurang lebih 50 – 100 kosa kata yang mereka katakan. Tentunya orang tua bisa mengajaknya untuk berbicara dan bercerita dengan banyal hal menarik yang bisa orang tua ceritakan, dan jika berbicara usahakan untuk menatap matanya agar balita bisa tahu bahwa orang tuanya sedang berbicara dengannya.

4. Perkembangan Sensor dan Motorik

Untuk perkembangan balita 1 tahun selanjutnya adalah mempunyai perkembangan sensor dan motoric, keterampilan motoric terjadi saat otot dan saraf balita berkerja sama-sama. Balita juga seharunya sudah bisa mencapai tahap control dan koordinasi, sehingga bisa berjalan dengan menatap. Setelah balita bisa berjalan, keterampilan lainnya yang bisa terjadi pada balita 1 tahun adalah bisa memanjat, lari dan melompat. dengan adanya tahap-tahap ini, orangtua bisa sering untuk mengajak sang anak untuk beraktivitas dan belajar di luar ruangan untuk menjelajah lingkungan sekitar. Selain itu juga, orang tua haru memastikan sang anak dari keamanannya dan keselamatan di sekitarnnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *