4 Kelemahan Android Yang Mengancam Penggunannya

4 Kelemahan Android Yang Mengancam Penggunannya - Andrew Hidayat (AndrewHidayat.com)

4 Kelemahan Android Yang Mengancam Penggunannya – Andrew Hidayat (AndrewHidayat.com)

First Blood4 Kelemahan Android Yang Mengancam Penggunannya. Sistem Operasi Android merupakan salah satu os yang baru naik daun akhir akhir ini, os dari

ini hampir bisa di gunakan di seluruh Vendor Smartphone . Namun demikian ternyata Os ini masih memiliki kelemahan

Kelemahan tersebut Ada pada bagian Keamanan dari Si Android. Faktanya OS ini masih memiliki celah keamanan yang bisa diakses dengan mudah oleh para hacker / Craker untuk mencuri data pribadi dari para penggunanya. Terdapat 4 kelemahan dari si Android yang dapat mengancam penggunanya, yaitu

UI Spoofing

Berdasarkan info yang beredar OS Android ini masih rentan terhadap isu keamanan,rentan keamanan tersebut ada pada bagian system multitaskingnya , bahayanya lagi dari rentan kelemahan tersebut di manfaatkan para hacker / Craker untuk mendapatkan akses login pada kredensial penggunanya. Melalui celah kelemahan inilah para hacker / Craker bisa mengirimkan ransomware ( Ancaman no 2 ) atau sebuah `aplikasi` pemantau aktivitas pengguna.

Ransomware

Ransomware merupakan sebuah malware yang bisa memanfaatkan celah kelemahan Android.Biasanya malware ini tersebar dalam sebuah kode yang terdapat dalam sebuah aplikasi.Ransomware bisa menjebak penggunanya untuk mengunduh sebuah patch software. Nantinya, ketika diunduh, maka malware akan langsung muncul dan mengambil alih Seluruh system administrator yang terdapat di perangkat Android dan melumpuhkannya.

Pengguna pun nantinya akan diminta untuk membayarkan sejumlah uang untuk kembali membuka kunci akses tersebut. Parahnya lagi, sangat sulit untuk menumpas ransomware di perangkat Android yang sudah terinfeksi. Bahkan, malware ini dinilai begitu agresif dan mampu membunuh semua anti virus yang terinstal di perangkat Android.

Fingerprint

Seiring meningkatnya kinerja sistem operasi Android yang lebih cepat dan canggih, oleh karena itu perangkat tersebut disematkan teknologi fitur pemindai sidik jari (fingerprint). Namun, sebuah penelitian mengungkap bahwa perangkat Android yang memiliki fitur tersebut justru mudah diretas oleh para hecker.

Bahkan, smartphone seperti HTC One Max dan Samsung Galaxy S5 justru merupakan smartphone yang fitur fingerprint-nya sangat mudah untuk di-hack. Namun, rentannya fitur ini untuk diretas bukan karena terjadinya kecacatan pada sistem operasi, hal tersebut dikarenakan Android tidak menghadirkan fitur fingerprint scanner secara native.

Mau tak mau, isu ini memang harus diatasi oleh vendor smartphone. Karena merekalah yang berinisiatif untuk menghadirkan fitur tersebut di perangkatnya.Namun, informasi terbaru mengungkap bahwa sistem operasi Android teranyar, Marshmallow akan mengintegrasikan fitur fingerprint secara langsung di sistem operasinya.

Stagefright

Stagefright merupakan salah satu celah keamanan Android dan rentan dibobol oleh hacker. Caranya adalah mereka hanya memanfaatkan MMS dan mengirimkannya ke para korban. Lewat metode Stagefright ini, hacker akan menyelipkan sebuah celah kerentanan yang hadir di media playback Android. Jika ini berhasil, maka mereka akan langsung mengambil data pribadi penggunanya, seperti mampu mengendalikan kamera, mikrofon dan lainnya.

Stagefright telah terjangkit di perangkat Android sebanyak 95 persen pada Agustus 2015 lalu. Untuk mengatasi hal ini, Google telah merilis patch keamanan ter-update setiap bulannya. (Andrew Hidayat/First Blood)

Salam: ZERO.id

Penulis: Andrew Hidayat (AndrewHidayat.com)
Instagram Andrew Hidayat
Pinterest Andrew Hidayat
Twitter Andrew Hidayat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *